kredit foto: ratno_palasska
Pada postingan pertama ini ane mau cerita tentang salah satu
objek wisata alam yang harus diku njungi
di banjarnegara yakni Curug Sikopel. Salah satu air terjun atau Curug yang
memiliki ketinggian sekitar 70 meter dan pastinya memiliki pemandangan yang
sangat indah dan exsotis yang pastinya memanjakan mata para traveler.
Derasnya
guyuran air yang jatuh, membuat suasana menjadi bertambah sejuk dan segar. Nama
Curug sikopel mungkin sangat jarang didengar dikalangan kita. Tapi destinasi
wisata yang satu ini sudah menjadi destinasi favorit para wisatawan untuk
menghabisakan waktu liburan mereka. Pemandangan disekitar curug sikopel yang
masih sangat asri dan hijau, membuat wisatawan yang datang menjadi betah untuk
berlama lama disana.
Tepat
dibawah air terjun ini terdapat kolam
yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan air. Air yang
segar dan jernih tentu membuat para wisatawan menjadi ingin berlama lama untuk
bermain air. Banyak yang bisa kita lakukan di objek wisata yang satu ini. Dari
hanya sekedar foto selfie sampai berenang dan bermain air di tempat ini. Tapi
untuk berenang mungkin kita harus berpikir dua kali karena airnya yang deras.
Menurut
mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, air dari curug sikopel ini bisa
membuat kita awet muda jika air dari curug ini terkena ke muka atau badan kita.
Selain itu menurut cerita dari masyarakat sekitar hubungan kita dengan pasangan
akan menjadi langgeng apabila datang ke curug sikopel ini dengan bersama
pasangan, karena air dari curug sikopel banjarnegara bisa menambah hubungan
kita dengan pasangan kita menjadi lebih langgeng.
Asal
usul nama curug sikopel.
Dari
legenda masyarakat banjarnegara menyebutkan bahwa pada zaman dahulu, seorang
bupati kharismatik banjarnegara yaitu R. Aria Soemitra Kolopaking sering sekali
mengunjungi ke curug ini. Kunjungan beliau ke curug ini bertujuan untuk menyepi
atau bersemedi di dalam goa yang berada di balik curug Sikopel untuk meminta
petunjuk. Dalam semedinya, beliau mendapatkan kopel kuda, atau tali untuk
pengatur pada kuda. Dari situlah kemudian nama dari Curug ini menjadi Curug
Sikopel. Dan dikenal sampai saat ini.
Curug Sikopel berlokasi di desa babadan kecamatan pagentan.
Kurang lebih sekitar 8 km dari pusat kantor kecamatan pagentan. Emang agak jauh
si dari pusat kecamatan. Tapi jangan salah kita tidak akan menyesal ketika kita
jauh jauh datang kesana. Karena kita lihat lingkungan curug sikopel yang masih
hijau dan asri akan memanjakan mata kita yang sudah jauh jauh datang ke curug
sikopel ini. Airnya yang jernih dan segar serta alam sekitar curug sikopel yang
masih alami membuat kita semakin ingin lama lama berdiam di sana.
Harga tiket masuk curug sikopel terbilang sangat murah.
Tidak sampai Rp. 10000 uang yang harus kita bayar untuk menikmati pemandangan
dan segarnya suasana di sekitar curug sikopel.
|